Rabu, 09 Maret 2016

Menjungkir Balik Logika Bersyukur

Violet of Math
Selasa, 8 Maret 2016 / 28 Jumadil Awal 1437 H
_____________________________________________________________________________

"Dan tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7)

Mari sejenak men-tadabburi ayat di atas. Penggalan pertama ayat itu merupakan tawaran indah dari Tuhan, bahwa jika kita bersedia mensyukuri nikmat yang diberikan Allah, maka Allah mengungkap janji untuk menambah nikmatnya pada kita.

Selama ini kebiasaan kita adalah bersyukur setelah nikmat itu hadir. Kita dengan mudah mengucap hamdalah setelah rezeki datang menghampiri. Padahal syukur adalah metode mengundang nikmat. Jika selama ini urutan yang kita anut adalah :

Berdoa kepada Allah -> Doa kita dikabulkan -> Baru bersyukur

Mulai sekarang, mari logikanya kita balik :

Bersyukur terlebih dahulu -> Berdoa kepada Allah -> Doa kita pun dikabulkan

Syukur adalah anak tangga mutlak untuk mempercepat kesuksesan. Syukur akan mengundang keberlimpahan dalam hidup. Berlimpah bahagia, berlimpah ilmu, berlimpah rezeki, berlimpah barakah.

Resource book : Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk
Author : Ahmad Rifa'i Rif'an

#Muhasabahdiri
#Yukhijrah
#Yukjadilebihbaik
#Yukdahulukanbersyukur

_________________________________________________________________________________
Division of Syiar Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa Matematika IPB

Yuk follow us ^^
Limit x = ❤
you->us
x :
Instagram = @hiroshima_ipb
Line = @rus3376w

Blog = hiroshimaipb.blogspot.com

Ketika Doa Tidak Juga Terkabul

Violet of Math
Senin, 7 Maret 2016 / 27 Jumadil Awal 1437 H
_________________________________________________________________________________

Sering kita merasa lelah dalam berdoa, rasanya apa yang kita minta kepada Allah tak kunjung dikabulkan. Padahal Allah sudah berjanji di dalam Al-Qur'an, bahwa setiap doa akan dikabulkan. Hanya saja kita tidak tahu, dalam bentuk apa wujud terbaik dari terkabulnya doa kita, dan juga kapan doa itu dikabulkan.

Terkadang kita harus banyak merenung dan muhassabah, apakah doa kita memang berada pada level kebutuhan primer kita. Mungkin saja apa yang kita pinta kepada Allah sebenarnya adalah sesuatu yang sedang tidak kita butuhkan, atau justru tidak berdampak baik bagi kehidupan kita mendatang. Alangkah damai hati ini jika kita merelakan diri untuk berdoa, "Ya Allah, hamba yakin bahwa semua kebijaksanaan dan ketentuanMu adalah yang terbaik bagi hambaMu yang tidak memiliki setetes dari samudra IlmuMu ini. Berikanlah yang terbaik bagi hamba."

Resource book : Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk
Author : Ahmad Rifa'i Rif'an

#Muhasabahdiri
#Yukhijrah
#Yukyukbersiapsholatisya
#sholatkitaontime

_________________________________________________________________________________
Division of Syiar Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa Matematika IPB

Yuk follow us ^^
Limit x = ❤
you->us
x :
Instagram = @hiroshima_ipb
Line = @rus3376w

Blog = hiroshimaipb.blogspot.com

Malu Meminta pada-Nya

Violet of Math
Ahad, 6 Maret 2016 / 26 Jumadil Awal 1437 H
_____________________________________________________________________________

Saudaraku, doa adalah bentuk pengakuan terhadap ketidakmampuan kita dalam mengatasi segala persoalan hidup tanpa pertolongan Allah. Doa adalah bentuk kerendahhatian seorang hamba yang lemah terhadap kekuatan Tuhannya. Merupakan kesombongan seorang manusia jika ia tidak mau meminta kepada Tuhannya. Bahkan dengan kalimat tegas Rasulullah mewanti-wanti, "Barangsiapa yang tidak memohon kepada Allah, murkalah Allah kepadanya." (HR. At-Tirmidzi).

Allah sangat dekat dengan kita. Dekat sekali. Berdoalah, dan yakinlah doa kita pasti dikabulkan oleh-Nya. Yakinlah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah. Yakinlah, Allah sangat malu jika tangan yang kita angkat menengadah untuk berdoa ini dibiarkan hampa tak diberi apa-apa.

"Sesungguhnya Rabb kalian Mahahidup lagi Mahamulia, Dia malu pada hamba-Nya yang mengangkat kedua tangannya (meminta-Nya) dikembalikan dalam keadaan kosong tidak mendapat apa-apa." (Sunan Abu Daud)

Resource book : Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk
Author : Ahmad Rifa'i Rif'an

#Muhasabahdiri
#Yuktaubat
#Yukhijrah
#Yukjadilebihbaik

_____________________________________________________________________________
Division of Syiar Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa Matematika IPB

Yuk follow us ^^
Limit  x = ❤
you->us
x :
Instagram = @hiroshima_ipb
Line = @rus3376w
Blog = hiroshimaipb.blogspot.com

Selasa, 01 Maret 2016

Nikmat yang Tak Nampak

Violet of Math
Selasa, 1 Maret 2016 / 21 Jumadil Awal 1437 H
_________________________________________________________________________________

Sebungkus kisah yg semoga jd pelajaran bagi kita bersama.

Suatu ketika, dtg seorang lelaki *(bkn gw loh) kpd Imam Hasan Al Bashri. “Sesungguhnya aku melakukan banyak dosa. Tapi ternyata rizqiku tetap lancar-lancar saja. Bahkan lebih banyak dari sebelumnya.” Sang Imam tersenyum prihatin. Beliau lalu bertanya, “Apakah semalam engkau qiyamullail wahai Saudara?” “Tidak”, jawabnya heran. “Sesungguhnya jika Allah langsung menghukum semua makhluq yang berdosa dengan memutus rizqinya, Niscaya semua manusia di bumi ini sudah habis binasa. Sungguh dunia ini tak berharga di sisi Allah walau sehelai sayap nyamukpun, maka Allah tetap memberikan rizqi bahkan pada orang-orang yang kufur kepadaNya.” “Adapun kita orang mukmin”, demikian sambung beliau, “Hukuman atas dosa adalah terputusnya kemesraan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala.” *(merinding gw nulis nih)

Sering bgt kita shalat tp ngk ada rasanya, Kita ibadah yang wah tp hati biasa" aja, yang kita cari di dunia nih apa sih..?! Duit, harta, rumah, mobil, cewek *ups, kekayaan, kebanggaan atau kesombongan untuk dipandang..?! Okee, itu semua emg penting, emg kita butuh tuk hidup di dunia ini, tapi bossss...klo itu goal kita, tujuan kita, finish kita, kita mungkin kan senang tapi gak bakal tenang, kita mungkin kan bahagia tp gk barakah.
Jangan di kira Allah diem liat luu maksiat, kagak boss, kagak..!!! “Allah sengaja mainin luu, Allah tenggelemin luu di nikmat dunia, Allah biarin luu maksiat, Allah kagak peduli lagi sama luu, dan endingnya nih, luu kena Adzab dunia +++++ ujungnya kekal di Neraka.
Pernah ngk sih habis shalat, luu doa, sambil nangis”, nyeselin dosa" luu, nahh apa yg luu rasakan wktu itu, Nikmat bgt pasti, tenang rasanya tuh Allah deket banget, tentram deh.
Allah tuh Sayang banget sama kita, Allah pengen kita dekat dengan-Nya. Allah pengen kita ngk lupa dengan-Nya. Ndak usah iri dg temen" kita yg idupnya enak"an mulu tapi jauh dr Allah. Inget Allah tuh kagak diem. Lempeng aja di Jalan-Nya, gk ada ruginya kok ^_^

Oleh: @anggashari

#muhasabah
#sedikitBerbagi
#SemogaBermanfaat
#SemogaBarakah
#Lillah

_____________________________________________________________________________
Division of Syiar Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa Matematika IPB

Yuk follow us ^^
Limit  x = ❤
you->us
x :
Instagram = @hiroshima_ipb
Line = @rus3376w

Blog = hiroshimaipb.blogspot.com

Sang Penasihat Abadi

Violet of Math
Senin, 29 Februari 2016 / 20 Jumadil Awal 1437 H
_____________________________________________________________________________

Sejak lahir kita telah dikaruniai Allah sebuah perangkat detektor yang membantu kita menilai mana baik dan mana buruk. Detektor itulah nurani. Nurani akan memberi sinyal ketidaktenteraman di jiwa ketika ada keburukan mendekat. Nurani akan memberi sinyal ketenteraman di jiwa ketika ada kebaikan didapat.

"Mintalah fatwa pada hatimu. Kebaikan itu adalah apa-apa yang tenteram jiwa padanya, dan tenteram pula dalam hati. Dan dosa itu adalah apa-apa yang syak dalam jiwa, dan ragu-ragu dalam hati, meski orang-orang memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkanmu." (HR. Muslim)

Mari menjadikan nurani sebagai penasihat abadi. Ketika menghadapi keadaan yang butuh kejernihan pikir, tanyakan pada nurani, kemudian pilih mana yang membuat jiwa kita tenang, itulah pilihan yang tepat. Itulah kebenaran.

Resource book : Tuhan, Maaf, Kami Sedang Sibuk
Author : Ahmad Rifa'i Rif'an

#Muhasabahdiri
#Yuktaubat
#Yukhijrah
#Yukjadilebihbaik
#Belumterlambat'tukperbaikidiri
#Areyoureadytobebetter?

_____________________________________________________________________________
Division of Syiar Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa Matematika IPB

Yuk follow us ^^
Limit x = ❤
you->us
x :
Instagram = @hiroshima_ipb
Line = @rus3376w
Blog = hiroshimaipb.blogspot.com

Ciri Ilmu Yang Bermanfaat

Violet of Math
Rabu, 24 Februari 2016/ 15 Jumadil Awal 1437 H
_____________________________________________________________________________

Ciri-ciri ilmu yang bermanfaat di dalam diri seseorang yaitu:

1. Menghasilkan rasa takut dan cinta kepada ALLAH

2. Menjadikan hati tunduk atau khusyuk kepada ALLAH dan merasa hina di hadapan-Nya dan selalu bersikap tawadu’

3. Membuat jiwa selalu merasa cukup (qanaah) dengan hal-hal yang halal walaupun sedikit yang itu merupakan bagian dari dunia

4. Menumbuhkan rasa zuhud terhadap dunia

5. Senantiasa didengar doanya

6. Ilmu itu senantiasa berada di hatinya

7. Menganggap bahwa dirinya tidak memiliki sesuatu dan kedudukan

8. Menjadikannya benci akan tazkiah dan pujian

9. Selalu mengharapkan akhirat

10. Menunjukkan kepadanya agar lari dan menjauhi dunia. Yang paling menggiurkan dari dunia adalah kepemimpinan, kemasyhuran dan pujian

11. Tidak mengatakan bahwa dia itu memiliki ilmu dan tidak mengatakan bahwa orang lain itu bodoh, kecuali terhadap orang-orang yang menyelisihi sunnah dan ahlussunnah. Sesungguhnya dia mengatakan hal itu karena hak-hak ALLAH, bukan untuk kepentingan pribadinya

12. Berbaik sangka terhadap ulama-ulama salaf (terdahulu) dan berburuk sangka pada dirinya

13. Mengakui keutamaan-keutamaan orang-orang yang terdahulu di dalam ilmu dan merasa tidak bisa menyaingi martabat mereka

14. Sedikit berbicara karena takut jika terjadi kesalahan dan tidak berbicara kecuali dengan ilmu. Sesungguhnya, sedikitnya perkataan-perkataan yang dinukil dari orang-orang yang terdahulu bukanlah karena mereka tidak mampu untuk berbicara, tetapi karena mereka memiliki sifat wara’ dan takut pada ALLAH Ta'ala

Tanya diri:
Sudahkah ilmu kita bermanfaat [bagi diri sendiri dan orang lain] ?

Sumber: duniajilbab

#hashtagnyaapaaja
#yangpentingkamusenyum
#kamubebasmilih
#sebelatauseneng
#yaudahSenengaja ^^

Alhamdulillah ^^

_____________________________________________________________________________
Division of Syiar Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa Matematika IPB

Yuk follow us ^^
Limit  x = ❤
you->us
x :
Instagram = @hiroshima_ipb
Line = @rus3376w
Blog = hiroshimaipb.blogspot.com