Violet
of Math
Selasa, 12 Januari 2016 / 2
Rabiul Akhir 1437H
_______________________________________________________________________________
Sekelompok kodok melakukan
perjalanan menembus hutan. Dua kodok terjerumus kedalam lubang yang dalam. Kodok
kodok yang lain segera berkumpul dimulut lubang. Mereka mengamati keadaan
lubang itu, lalu berteriak kepada kodok malang itu bahwa mereka tidak akan
pernah bisa keluar. Kedua kodok tidak mengacuhkan pendapat mereka. Mereka
berdua mulai melompat-lompat untuk keluar dari lubang. Kodok kodok yang di atas
terus berteriak menyuruh mereka berdua agar berhenti berusaha. Kodok yang satu
terpengaruh ucapan mereka. Ia tidak berusaha melompat lagi. Kodok yang satunya
terus melompat sekuat tenaga. Sekali lagi, kumpulan kodok di atas berteriak
kepadanya agar berhenti berusaha. Kodok itu justru melompat lebih kuat sehingga
akhirnya ia berhasil keluar dari lubang. Kodok tuli itu selamat akibat teriakan
teman-temannya. Ia mengira teman-temannya memberi semangat agar berusaha lebih
keras. Sedangkan kodok yang berhenti berupaya karena teriakan teman-temannya
perlahan kelaparan dan akhirnya mati.
Dalam cerita diatas
terkandung dua pelajaran :
1. Ucapan semangat kepada
seseorang yang sedang putus asa dapat membangkitkan semangat orang itu dan
membuatnya mampu menjalani hari-hari sulit.
2. Ucapan merusak kepada
seseorang yang sedang putus asa dapat mematikan. Oleh karena itu
berhati-hatilah dengan ucapanmu.
(Sumber : Author Unknown
dalam Charitas, 2006)
#YukJagaLisan
#BeraniBermimpiBesar
#NiatkanUntukAllah
#NothingImpossible
#Yukmentoring
#BuildUnityofIslam
#Yukmembacadanmenulis
#UAS? Lillah!
_______________________________________________________________________________
Division of Syiar
Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa
Matematika IPB
Yuk follow us ^^
Limit x = ❤
you->us
x :
Instagram =
@hiroshima_ipb
Line = @rus3376w
Blog = hiroshimaipb.blogspot.com








Tidak ada komentar:
Posting Komentar