Violet
of Math
Senin, 18 Januari 2016 / 8
Rabiul Akhir 1437H
_______________________________________________________________________________
Dari Ibnu Abbas Ra. bahwa
Rasulullah Saw bersabda:
“Dua nikmat Allah yang
banyak menjadikan manusia tertipu adalah nikmat sehat dan waktu luang.” (HR.
Bukhari)
Hai sobat ^^ Masa liburan
yang sekarang datang jika tidak digunakan dengan sebaik mungkin maka akan
terlewat begitu saja nih. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengisi
waktu kosong di masa liburan:
1. Meningkatkan ruhiyah
dengan optimalisasi amalan ibadah harian.
Ketika masih dalam masa
kuliah, kita disibukkan dengan berbagai hal, mulai dari tugas yang menumpuk,
kuis yang menanti, kegiatan di organisasi yang menyita tenaga pikiran dan
fisik, persiapan lomba, deadline laporan, serta berbagai hal lainnya yang
membuat waktu 24 jam serasa begitu sebentar. Untuk beberapa waktu kita terlalu asik
mengejar ambisi, cita-cita, serta keinginan kita, kita begitu menggebu-gebu
untuk mendapatkan serta selalu mengecek sudah seberapa dekat kita dengan ambisi
kita, akan tetapi terkadang kita lupa untuk mengecek, sudah seberapa dekatkah
kita dengan Rabb kita?
Beberapa amalan yaumiyah
yang patut menjadi perhatian kita adalah sholat fardhu (jangan sampai ketika
masa kuliah sering sholat jamaah ketika liburan malah males jama'ah ke mesjid),
tilawah, sholat sunnah, puasa sunnah, dzikir, dll.
2. Meningkatkan pengetahuan
dengan membaca buku-buku bermanfaat.
Waktu liburan perlu kita
manfaatkan untuk menambah wawasan serta pemahan kita terhadap ilmu-ilmu agama,
karena hanya dengan ilmu agamalah (tentu saja yang bersumber dari Al-Quran dan
As-Sunah) kita dapat selamat mengarungi samudra dunia dan selamat di akhirat
juga. Salah satu cara untuk menambah pemahaman kita adalah dengan membaca buku.
Beberapa buku yang menarik untuk dibaca adalah Sirah Nabawiyah, ceritanya
jauuuh lebih seru dari Hary Potter, atau kalau mau yang ringan bisa baca
buku-bukunya Salim A Fillah, Annis Mata atau Shofwan Al-Banna, kalo kuat baca
yang berat bisa karya-karya Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayim Al-Jauziyah, Hasan
Al-Banna, Said Quthb, Said Hawa, Aidh Al-Qarni, atau Yusuf Qardhawi.
3. Olahraga.
Muslim yang kuat lebih
Allah cintai dari muslim yang lemah. Karena dengan kita kuat serta sehat, ada
lebih banyak amalan-amalan soleh yang bisa kita lakukan dibandingkan jika
kondisi kita lemah atau malah sakit-sakitan. Beberapa olahraga yang bisa kita
lakukan adalah jogging pagi keliling komplek rumah, push-up, main
futsal/badminton/dll serta berbagai aktivitas olahraga lainnya. Olahraga di
waktu liburan pun dapat mencegah kita dari syndrome libur (lemas, lesu,
ngantuk, pusing,dll) yang terkadang diakibatkan karena tubuh kita yang biasanya
aktif bergerak dibuat menjadi malas bergerak karena godaan film dan game yang
sudah kita koleksi serta mengantri dari masa ujian :D
"Mukmin yang kuat
lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.” (HR. Muslim)
4. Menambah hafalan
Al-Quran.
"Siapa yang membaca Al
Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikanlah mahkota dari
cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya
dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia,
keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: “Karena kalian
berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran” (Hadits
diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia menilainya sahih berdasarkan syarat Muslim
(1/568), dan disetujui oleh Adz Dzahabi. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ahmd
dalam Musnadnya (21872) dan Ad Darimi dalam Sunannya (3257).)
5. Silaturahim.
Jika biasanya kita di rumah
menjadi makhluk anti-matahari (berangkat sebelum matahari terbit, pulang
sesudah matahari terbenam) yang mengakibatkan kita lalai dari bersilaturahim
dengan tetangga serta keluarga lain kita, maka saat liburan ini pun menjadi
kesempatan emas untuk dapat bersilaturahim dengan mereka. Allah pun menyukai
orang yang suka menyambung silaturahmi Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia
berkata:
"Aku pernah mendengar
Rasulullah saw. bersabda: "Barang siapa yang merasa senang bila dimudahkan
rezekinya dan dipanjangkan usianya, maka hendaklah dia menyambung hubungan
kekeluargaan (silaturahmi)." (Shahih Muslim No.4638)
6. Menambah skill
bermanfaat.
Ada 3 kemampuan yang sepatutnya
dimiliki oleh seorang muslim yaitu berenang, memanah, dan berkuda. Akan sangat
berguna bagi kita untuk jangka panjangnya jika kita memiliki skill-skill yang
bermanfaat. Selain tiga hal di atas skill-skill bermanfaat lainnya yang bisa
kita pelajari diantaranya memasak, menjahit, mengetik, menulis, dan lain-lain.
Waktu liburan dapat kita manfaatkan untuk mengasah kemampuan-kemampuan
tersebut, karena semua kemampuan dan skill itu akan menjadi investasi jangka
panjang kita.
Amirul Mukminiin Umar Ibnul
Khottob Radhiyallohu anhu berkata, "Ajarkanlah anak-anakmu memanah,
berenang dan menunggang kuda."
7. Bikin karya.
Nah waktu liburan akan
sangat mengasikan jika kita dapat berkarya, seperti yang jago nulis bikin buku,
website, atau mungkin karya ilmiah untuk diajukan ke lomba nantinya. Yang jago
dagang bisa bikin usaha kecil-kecilan. Yang jago menjahit atau merajut bisa
bikin tas atau mungkin baju.
8. Muhasabah.
Kalo muhasabah dalam artian
kita merenungi segala perbuatan kita, amal baik dan amal buruk yang telah kita
lakukan maka itu idealnya dilakukan setiap hari sebelum tidur. Muhasabah di
sini adalah maksudnya kita merenungi sudah sejauh apa pencapaian kita dalam
hidup kita di dunia sampai detik ini. Sudahkah bermanfaat bagi umat, sudahkah
membahagiakan orang tua kita, sudahkah kita berada di trak yang memang sesuai
dengan cita-cita kita yang sangat agung itu, sudah sejauh manakah target-target
mulia yang sudah kita canangkan dari awal tahun (atau mungkin bertahun-tahun
yang lalu) sudah dapat kita capai? Apakah metodenya benar? apakah niatnya masih
lurus? atau melenceng? atau mungkin selama ini kita masih hidup dalam permainan
dan senda gurau belaka? Semua itu patut kita renungi, idealnya sih setiap hari,
karena mungkin di hari-biasa pikiran kita dipenuhi perkara lain, maka di saat
liburan merupakan peluang bagi kita untuk kembali memikirkan itu semua.
“Wahai orang-orang yang
beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa
yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada
Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS.
Al-Hasyr [59] : 18)
Semoga bermanfaat ya ^^
#yukliburanproduktif
#yukup!up!up!
#up!ruhiyahkita
#up!jasmanikita
#up!pengetahuankita
#up!skillkita
_______________________________________________________________________________
Division of Syiar
Hiroshima
Himpunan Rohis Mahasiswa
Matematika IPB
Yuk follow us ^^
Limit x = ❤
you->us
x :
Instagram =
@hiroshima_ipb
Line = @rus3376w
Blog =
hiroshimaipb.blogspot.com








Tidak ada komentar:
Posting Komentar